Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Telekomunikasi dan Internet Di Indonesia

Telekomunikasi dan Internet Di Indonesia

Sejarah alat komunikasi di dunia

Dimulai dari era pra-sejarah, ketika manusia menggunakan suara dan gerakan tubuh untuk berkomunikasi satu sama lain.
Kemudian, pada zaman perunggu dan besi, manusia mulai menggunakan alat-alat seperti drum, gong, dan horn untuk berkomunikasi dari jarak jauh.

Pada abad ke-19, revolusi industri menyebabkan perkembangan teknologi yang sangat cepat, termasuk dalam bidang komunikasi. Pada tahun 1837, Samuel Morse mengembangkan sistem telegraf yang memungkinkan pengiriman pesan dari jarak jauh melalui kabel.

Ini membuka jalan bagi perkembangan teknologi komunikasi yang lebih canggih seperti telepon dan telegraf otomatis.

Komunikasi telpon dimulai

Pada tahun 1876, Alexander Graham Bell menemukan telepon, yang memungkinkan orang untuk berbicara satu sama lain dari jarak jauh.

Ini menjadi alat komunikasi yang sangat populer dan penting dalam kehidupan sehari-hari, dan sejak saat itu telah mengalami banyak perkembangan teknologi, termasuk pengenalan telepon genggam pada tahun 1983.

Pada tahun 1895, Guglielmo Marconi mengembangkan sistem komunikasi nirkabel yang pertama, yang memungkinkan pengiriman pesan tanpa kabel. Ini membuka jalan bagi perkembangan radio dan televisi.

Pada tahun 1969, ARPANET, jaringan komputer awal yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan AS, diterapkan dan menjadi dasar dari internet saat ini.

Ini memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi yang lebih cepat dan efisien dari sebelumnya.

Komunikasi di era digital

Di era digital saat ini, alat komunikasi seperti telepon pintar, tablet, dan laptop menjadi alat komunikasi yang sangat populer dan penting dalam kehidupan sehari-hari.

Aplikasi seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan orang lain dari seluruh dunia dengan mudah.

Secara keseluruhan, sejarah alat komunikasi di dunia telah menunjukkan perkembangan yang cepat dan menyeluruh dari era pra-sejarah hingga era digital saat ini.

Alat-alat ini telah memudahkan komunikasi dan pertukaran informasi, dan diharapkan akan terus berkembang di masa depan.

Sejarah alat komunikasi masuk ke Indonesia

Sejarah telpon masuk ke Indonesia dimulai pada tahun 1883, ketika kabel telegraf dari Singapura ke Batavia (sekarang Jakarta) diterapkan. Ini memungkinkan pengiriman pesan telegraf dari Singapura ke Batavia dan sekitarnya.

Pada tahun 1884, kabel telegraf dari Batavia ke Surabaya diterapkan, memperluas jangkauan komunikasi telegraf di Indonesia.

Pada tahun 1890, perusahaan telegraf Inggris, Eastern Extension, Australasia and China Telegraph Company, memperkenalkan layanan telepon di Batavia dan sekitarnya.
Pada tahun 1891, perusahaan ini memperkenalkan layanan telepon di Surabaya.

Pada tahun 1902, pemerintah Kolonial Belanda mengambil alih operasi telepon dari perusahaan telegraf Inggris dan menciptakan Departemen Telekomunikasi.
Dalam beberapa tahun berikutnya, jaringan telepon di seluruh Indonesia mulai dikembangkan dengan cepat.

Komunikasi di Indonesia

Pada tahun 1946, setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Departemen Telekomunikasi diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan diberi nama Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telkom).

Pada tahun 1967, PN Telkom diubah menjadi PT Telkom, sebuah perusahaan milik negara yang beroperasi sebagai operator telekomunikasi utama di Indonesia.

Secara keseluruhan, sejarah telpon di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang cepat dari era kolonial hingga era pasca-kemerdekaan.

Telpon menjadi alat komunikasi yang penting dan esensial dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia dan diharapkan akan terus berkembang di masa depan.


Posting Komentar untuk "Telekomunikasi dan Internet Di Indonesia"