Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menanti Keadilan (Ketua Yang Terbuang)

korban arogansi pengusaha

Konjungsi kronologis

Indonesia adalah sebuah negeri yang indah,banyak aneka ragam budaya, alamnya banyak sekali mengandung kekayaan,istilah tongkat kayu di lempar jadi tanaman, alangkah luar biasa suburnya alam indonesia ini, sekiranya begitulah kata-kata yang sering kita dengar dan liat,kata-kata itu yang sering guru-guru kita pakai untuk menggambarkan indonesia,kata-kata itu yang juga sering kita dengar yang keluar dari mulut para pemimpin,pejabat negeri ini.

Jumlah penduduk indonesia

Indonesia memiliki penduduk terpadat urutan ke 4 di dunia setelah amerika serikat,setidaknya itu menurut wikipedia, beraneka ragam juga matapencaharian rakyat indonesia,salah satunya adalah buruh.
yaa,,, tak heran di alam dan jumlah penduduk indonesia yang padat,kondisi alam yang sangat menjanjikan,pastinya akan menjadi incaran pengusaha-pengusaha,baik itu pengusaha lokal maupun asing,untuk membangun pabrik-pabrik yang beraneka ragam produksinya

peringatan hari buruh internasional hanya simbol buruh

menjadi pilihan pekerjaan sebagian rakyat indonesia,sampai-sampai pemerintah indonesia membuat departemen yang khusus mengurusi buruh,bahkan di buat undang-undang perburuhan agar buruh bisa merasakan yang namanya adil di negri yang kaya ini.

cerpen buruh

Ini adalah cerita dari buruh,setidaknya kisah yang saya pernah liat,dan kisah yang saya pernah rasakan,mudah-mudahan bisa diambil hikmah dari semua ini.

Sebuah pabrik terletak berdekatan dengan sungai yang mengalir melalui perumahan
Berawal pertengahan tahun 2004,saya masuk di sebuah pabrik yang bergerak di bidang energi dan pertambangan,masuk dengan modal ijazah SMP,ya memang saat itu yang di butuhkan tenaga kebersihan, dan saya memang tidak terlalu mempermasalahkan hal itu.
sejak saat itu saya bekerja dengan sebaik baiknya,,, yaa seperti layaknya buruh yang lain,
hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun saya jalani pekerjaan itu,,
jalan 2 tahun, saya di panggil ke kantor dan di informasikan bahwa saya di angkat menjadi karyawan tetap di perusahaan itu,
alhamdulillah,, saya bersyukur dengan itu.
dan ada seleksi saat itu, untuk karyawan yang mempunyai ijazah SMA/SMK sederajat akan di pindah ke tempat yang sesuai sengan ijazah terakhirnya,
saya pun pindah ke bagian produksi.

kepemimpinan demokratis serta adil

Memang, pada saat itu para pemimpin perusahaan saya rasakan masih mempunyai rasa kemanuasiaan yang cukup tinggi,
dari soal gaji yang tak pernah terlambat,cuti lebaran sampai soal bonus tahunan semua kebijakan-kebijakan itu di penuhi tanpa ada masalah.

gejolak

tapi kian hari,kian tahun kedepan kondisi sudah berubah, sudah tidak kondusif lagi,buruh resah dengan pimpinan pabrik sekarang,,,
Itu lah awal gejolak buruh,
dengan kesepakatan semua pekerja/buruh di bentuk lah serikat pekerja, dengan tujuan melawan dan menghapus kesewenang wenangan.

momentum

Di momen saat itu lah saya lebih kenal dengan seorang sosok ketua,,,
yaa,, walau pun sosok ini bukan ketua serikat pekerja pertama di pabrik itu,tapi dari kepemimpinannya lah perjuangan buruh di pabrik itu mengalami perbaikan kodisi.
sebut saja ketua ini dengan nama iqbal.

Iqbal adalah sosok seorang ketua serikat buruh yang sangat bertanggung jawab,banyak sekali yang sudah iqbal kerjakan terkait kesejahteraan anggotanya,
beliau berhasil menetapkan formulasi pengupahan di pabrik itu,
ada ketentuan masa kerja,yang artinya semakin lama kerja di pabrik itu,upahnya tidak akan sama dengan karyawan baru,
sampai iqbal berhasil menghapus kontrak abadi yang di terapkan pabrik itu.

Tapi masa itu tidak bertahan lama,tepatnya di tahun 2014,
berawal dari perselisihan terkait masalah bonus jasa produksi,
perusahaan membuat bonus yang semestinya di berikan itu tidak di berikan,dengan alasan tidak jelas,iqbal bersama pengurus serikat pekerja lain pun mempertanyakan masalah itu,tapi perusahaan tetap tidak menjelaskan secara baik.
semua cara baik pun sudah di lakukan pada saat itu,tapi tidak membuahkan hasil,
jangankan memberikan alasan yang masuk akal,perusahaan tidak mau duduk bersama.
atas keputusan bersama,antara anggota dan pengurus serikat pekerja,unjuk rasa dan mogok kerja pun tak terelakkan lagi di gelar.
 
akibat dead lock

 

mogok kerja

Mogok kerja pun di gelar,dan di rencanakan sampai 3 hari ke depan,,
jika ada orang yang pusing 7 keliling saat itu,ya pasti iqbal orangnya, bagaimana engga,, pihak polisi sebagai petugas pengamanan tiap hari telpon iqbal,belum lagi untuk negoisasi dengan owner perusahaan, belum lagi dengan para anggota/karyawan pabrik yang ingkar dari komitmennya,yaitu setuju dan antusias untuk mogok kerja, di tambah lagi, ada pengurus serikat pekerja yang takut,,
saya liat muka iqbal aja udah pusing.

Hari ke 2 mogok kerja,tidak seramai hari pertama,apalagi mogok kerja hari ke tiga,buruh lebih senang diam di rumah sambil titip nasib.
Di hari ke 3 mogok kerja,hasil belum juga di dapat,owner pabrik tidak mau berunding dengan perwakilan buruh/karyawan,izin mogok pun esok sudah habis,hari ini terakhir.
iqbal mengadakan pertemuan dengan seluruh karyawan dan menjelaskan situasi terkini,
dan semua sepakat untuk mengakhiri mogok kerja ini,
iqbal menemui personalia terkait untuk menginfokan kemauan karyawan/anggota semua, bahwa hari ini mogok kerja berakhir,dan meminta kepada personalia untuk tidak memotong gaji karyawan,
dan waktu itu personalia setuju dengan kemauan karyawan,tapi dengan syarat, seluruh karyawan harus melakukan registrasi/absen ke pimpinannya masing-masing,
bila tidak melakukan registrasi, upahnya dipotong,
dan semua di tuangkan di sebuah perjanjian yang di tanda tangani kedua belah pihak.
 
 
perundingan kep spsi


Seluruh para pekerja pun melakukan lapor diri/registrasi ke pada pimpinannya masing-masing,dan berjalan dengan kondusif.
sedangkankan iqbal masih sibuk untuk mengurusi berkas,,,
tanda tangan sana,tanda tangan sini,
dari minta tanda tangan kepala pabrik,karena di satu kawasan ada beberapa pabrik,tapi masih satu gerbang.

ke esok harinya pun iqbal masih berkordinasi dengan personalia terkait masalah kemarin,,
setelah di kira selesai semua,iqbal pun menuju bagian tempat kerjanya,,
dan di situ dia ingat belum registrasi kepada pimpinannya,dan mencoba untuk registrasi..
tapi ada persengkokolan besar di sana yang di cetuskan oleh manager licik pabrik itu.
ketika iqbal ingat bahwa dia belum tanda tangan registrasi,dan segera ingin melakukannya,malah di cegah oleh personalia dengan perintah manager licik pabrik itu,dengan alasan berunding dulu..

Akhirnya kelicikan mereka pun keluar bersama surat yang menyatakan,bahwa iqbal di nyatakan mengundurkan diri karena tidak registrasi.
Besoknya iqbal langsung tidak di perbolehkan masuk ke dalam kawasan pabrik,yang di nyatakan di pengumuman pos security.
 
Kami semua marah pada saat itu,ingin sekali anarkis kepada manager pabrik yang culas licik itu,karena mereka sudah keterlaluan,
tapi oleh pengurus cabang serikat pekerja,kami di cegah,
akhirnya masalah ketua iqbal di proses secara jalan hukum.
 
Jujur,,,
salah satu hal terberat yang harus di lakukan adalah pada saat memberitahukan masalah ini kepada istrinya,,
kami mesti kasih tau bahwa, suaminya iqbal di PHK dengan semena mena,dan pasti akan berimbas di masalah ekonomi keluarga,di tambah ada anak perempuannya yang masih sekitar umur 7 tahun,,,
luar biasa sedih,,
saya mewek waktu itu....

Walau sudah tidak di perbolehkan lagi masuk kawasan pabrik,iqbal masih menjadi ketua serikat,
yaaahh,, walau pun tidak sebebas dulu.
Dengan di anggap mengundurkan diri oleh pihak perusahaan,maka secara otomatis iqbal tidak ada gaji lagi, dan untuk itu iqbal banting setir mendaftarkan diri untuk menjadi ojek online (ojol),,
 
karena salah satu syarat, jika kita ingin berkasus,,
bahwa yang bersangkutan tidak boleh bekerja di badan hukum lainnya,apalagi di dalam badan hukum itu ada fasilitas BPJSTK dan BPJSKes,,
jika yang bersangkutan melanggar hal di atas,maka di anggap menerima keputusan perusahaan itu,,
anehhhh khan...?!

Di dalam pabrik perjuangan pun semakin berat,
mereka mempersempit pergerakkan perjuangan buruh di pabrik itu,khususnya buat pengurus serikat pekerja yang tersisa,,
mereka mencari cari kesalahan para pengurus serikat pekerja yang tersisa di dalam pabrik,
mereka memang tidak berani membubarkan serikat pekerja secara terang terangan,,
makanya mereka menggunakan cara licik.

pemutusan hubungan kerja sepihak

Dan pada  puncak kelicikan mereka,
di tambah lagi ketua iqbal sudah mereka singkirkan,
pada tahun 2016 awal agustus, mereka memPHK sebanyak 57 karyawan dengan kedok mutasi,,
mereka secara mendadak memutasi sejumlah karyawan itu,ke luar pulau yang di peraturan perusahaan mereka pun tidak ada peraturan itu,,,
sungguh biadab,mengingat ada 1 karyawati dan 1 karyawan yang sakit yang di sertakan oleh mereka..

Mereka, 57 karyawan, esoknya tidak di perbolehkan lagi masuk ke lingkungan pabrik,,
kejadian ketua iqbal berulang kembali.

ketua spsi

Ketua Iqbal dan para karyawan yg di PHK secara sepihak dengan kedok mutasi pun sama-sama mencari keadilan lewat prosedur hukum yang ada,
dengan harapan mendapatkan keadilan di negri kaya ini.
dari sidang PHI bandung sampai mahkamah agung di lewati dengan kurun waktu 3 tahun,,
yaaa,,, 3 tahun,,
waktu yang sangat lama untuk buruh yang mencari keadilan,mengingat mereka tidak boleh bekerja di tempat yang resmi,yang berbadan hukum,,
karena kalo mereka bekerja di badan hukum lainnya,mereka di anggap menerima keputusan manager pabrik licik itu.

sikep mahkamah agung

setelah lama menanti keputusan,,
akhirnya keputusan pengadilan itu keluar juga,,
Untuk karyawan yang di mutasi,di menangkan oleh PHI,itu pun menempuh sidang yang lama,karena pihak perusahaan banyak mangkirnya,
beda lagi di mahkamah agung, 57 karyawan yang di paksa mutasi di kalahkan,,
aneh,,, entah pakai hukum apa hakim di mahkamah agung itu...?!

Tapi ada harapan untuk ketua iqbal,,
kasus iqbal di menangkan oleh mahkamah agung dan sudah inkrah,
keputusan mahkamah agung terkait kasus iqbal,,
1.Di pekerjakan kembali di posisi semula
2.semua gajinya harus di bayarkan semua
3. dwangsom atau uang paksa bila perusahaan tidak melaksanakan keputusan itu

Memang dasar licik si manager pabrik, iqbal di pekerjakan kembali di pabrik, seminggu kemudian di mutasi,akal yang sama yg di terapkan oleh 57 karyawan dulu,
sungguh akal-akalan saja...

elearning mahkamah agung

Hingga kini,
hak iqbal pun belum di rasakannya,padahal sudah jelas keputusan mahkamah agung..
entah apa yang terjadi dengan hukum di negeri ini.
belum lama juru sita pengadilan datang untuk menyita aset pabrik itu,,
yaaaa,,, karena juru sita pengadilan sebelumnya memberitahukan kepada pihak perusahaan/pabrik terkait kedatangannya,,
alhasil di pabrik kosong, alias tidak ada pimpinan pabrik yang masuk,,
kok hukum di negri ini kaku yaa, seperti kanebo kering,,
ya iyalah,,
tikus di kasih tau kedatangan kucing,, ya pada lari lahhhh..
 
yang lucunya lagi,,,
iqbal di minta memberitahukan mobil perusahaan,agar bisa di sita oleh juru sita pengadilan,,,
hallooooo,,, iqbal dari tahun 2014 sudah tidak boleh masuk pabrik,,
pernah di suruh kerja kembali cuma seminggu,itu pun akal-akalan manager pabrik licik itu biar ga kena dwangsom,mana bisa iqbal memberitahukan info itu,,
dari mana iqbal dapat informasi itu,,
teman-temannya yang pernah di tolongnya aja takut bicara sama iqbal,,,
takut di pecat,takut ga bisa makan...

hukum keadilan dan ketertiban

Sampai sekarang iqbal belum mendapatkan haknya,,
sampai sekarang manager pabrik itu belum menerima buah dari kelicikannya,,
padahal hukum sudah jelas,dan sudah di putuskan,,
mana petugas penegak keputusan pengadilan,,
saya tidak mengerti, mengapa hukum saangat mudah di kangkangi,sangat mudah di culasi,sangat mudah di akali oleh manager pabrik licik itu.
sementara pencari keadilan bersusah payah untuk mendapatkan keadilan,
bersamaan dengan itu,harus mencari cara juga agar dapur di rumah harus tetap ngebul,dan biaya hidup lainnya harus di penuhi

terakhir,
belum lama ini saya ketemu iqbal, sedang sakit matanya,,
salah satu matanya kena infeksi, yaa maklum dari 2014 sampai sekarang matapencahariannya di jalan, jadi driver ojol, berjuang untuk keluarganya,sembari berharap bisa bertemu dengan keadilan di negeri ini.

Kita memang mesti bersyukur,
agar hidup bisa makmur,
tapi kita butuh pemimpin yang jujur,
agar syukur tidak luntur.


itu saja yang bisa saya tulis di sini,
mudah-mudahan anda,keluarga anda,serta orang-orang dekat anda tak mengalami situasi seperti ketua iqbal ini,,
dan mohon sekalian kepada para pembaca,agar menyisipkan doa kepada ketua agar keadilan bisa cepat menghampirinya.
amin.


Posting Komentar untuk "Menanti Keadilan (Ketua Yang Terbuang)"